Fiksi
Tidak Ada Tempat untuk Kembali Pulang
“Pulang” bukan sekadar kembali ke tanah kelahiran, melainkan pencarian akan pengakuan, martabat, dan tempat berpijak sebagai manusia. Cerita-cerita dalam buku ini bergerak dari desa-desa miskin, hutan, ruang domestik, hingga pengasingan lintas negara. Kita bertemu penyair tua eksil yang merindukan tanah air tetapi ditolak oleh sejarahnya sendiri; perempuan-perempuan yang tubuh dan hidupnya menjadi medan kekerasan ekonomi dan moral; anak-anak dan orang-orang kecil yang dijauhkan dari kasih sayang, dihakimi oleh masyarakatnya, lalu dipaksa menanggung dosa yang bukan mereka ciptakan.
Tidak tersedia versi lain