“Pulang” bukan sekadar kembali ke tanah kelahiran, melainkan pencarian akan pengakuan, martabat, dan tempat berpijak sebagai manusia. Cerita-cerita dalam buku ini bergerak dari desa-desa miskin, hutan, ruang domestik, hingga pengasingan lintas negara. Kita bertemu penyair tua eksil yang merindukan tanah air tetapi ditolak oleh sejarahnya sendiri; perempuan-perempuan yang tubuh dan hidupnya …